What do u call someone who consciously repeating the same mistakes over and over again?
Untuk keperluan tulisan ini kita tulis saja dodol.Tentunya ada banyak istilah di luar sana yg lebih tepat dan lebih nendang utk menjawabnya...tapi buat gue dodol pun sepertinya cukup pas. Entah kenapa istilah ini terasa sudah mencakup kebodohan, ke-keraskepala-an dan ketidakpedulian terhadap diri sendiri...
Ya, saat ini gue seringkali menyebut diri dodol...dodol banget bahkan. Entah pentium-nya yg ngadat, atau memang menikmati setiap kebodohan yg terjadi.
Yang pasti gue tau ini harus diakhiri...tapi kok ya niat itu seolah menguap begitu saja saat seharusnya dilakukan...
Seperti prajurit yang kalah sebelum berperang, niat yang sudah dibawa dari rumah hilang entah kemana disaat diperlukan..mungkin juga otak ini secara sadar men-sabotase-nya...entahlah..
Apakah harus hadir yang lain dulu untuk bisa merealisasikan niat menghentikan ke-dodol-an ini?
Ah, kalau begitu pertanyaan selanjutnya adalah dimanakah yang lain itu berada?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment